LOGIN USER



Admin Online

admin online

Sosial Media

  

FansPage

facebook fans page

Statistik Website

Beranda MENU UTAMA Profil Sekolah Tupoksi Pengelola Sekolah
Tugas Pokok dan Fungsi Pengelola Sekolah PDF Cetak
TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) PENGELOLA SEKOLAH
(JOB DISCRIPTION PEGELOLA SMP N 18 SEMARANG)
Tahun Pelajaran 2013/2014



1. KEPALA SEKOLAH 
Memenuhi standar kompetensi Kepala sekolah sebagaimana tercantum dalam permendiknasNo. 13, tanggal 17 April Th. 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah. Adapun dimensikompetensi yang dimaksud adalah :
1. Kompetensi kepribadian
2. Kompetensi manajerial
3. Kompetensi kewirausahaan
4. Kompetensi supervisi
5. Kompetensi sosial

Tugas Kepala Sekolah sering disingkat EMASLIM, yakni sebagai edukator, manajer, administrator dan supervisor, pemimpin/Leader Inovator, Motivator

1. Kepala Sekolah sebagai Pendidik (Educator)
a. Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan program pengajaran dan remedial.
b. Membimbing karyawan dalam hal menyusun program kerja dan melaksanakan tugassehari-hari.
c. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba diluarsekolah.
d. Mengembangkan staf melalui pendidikan/latihan, melalui pertemuan, seminar dan diskusi,
e. menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat, mengusul-kan kenaikanjabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah.
f. Mengikuti perkembangan iptek melalui pendidikan/latihan, pertemuan, seminar, diskusidan bahanbahan.

2. Kepala Sekolah sebagai Manajer (Manager)
a. Mengelola administrasi kegiatan belajar dan bimbingan konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingankonseling.
b. Mengelola administrasi kesiswaan dengan memiliki data administrasi kesiswaan dankegiatan ekstra kurikuler secara lengkap.
c. Mengelola administrasi ketenagaan dengan memiliki data administrasi tenaga gu-ru, karyawan (TU/laboran/teknisi/perpustakaan).
d. Mengelola administrasi keuangan, baik administrasi keuangan rutin, BOS, PendampingBOS, maupun dana dari PSM (Peran Serta Masyarakat).
e. Mengelola administrasi sarana/prasarana baik administrasi gedung/ruang, mebelair, alatlaboratorium, perpustakaan.
f. Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait.
g. Dalam setiap kegiatan sekolah, Kepala sekolah :
1) Menyusun perencanaan;
2) Mengorganisasikan kegiatan;
3) Megarahkan kegiatan;
4) Mengkoordinasikan kegiatan;
5) Melaksanakan pengawasan;
6) Melakukan evaluasi terhadap kegiatan;
7) Menentukan kebijaksanaan;
8) Megadakan rapat
9) Mengambil keputusan;
10) Mengatur proses belajar mengajar;



3. Kepala Sekolah sebagai Pengelola Administrasi (Administrator)
a. Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.
b. Menyusun organisasi ketenagaan di sekolah, baik Wakasek, Walikelas, Ka TU, Bendahara,
c. menyelenggarakan Administrasi :
1) Perencanaan; 12)Perpustakaan;
2) Pengorganisasian; 13) Laboratorium;
3) Pengarahan; 14) Ruang keterampilan / kesenian;
4) Pengkoordinasian; 15) Bimbingan Konseling;
5) Pengawasan; 16) UKS;
6) Kurikulum; 17) OSIS;
7) Kesiswaan; 18) Serbaguna;
8) Ketatausahaan 19) Media;
9) Ketenagaan; 20) Gudang;
10) Kantor; 21) 7K;
11) Keuangan;
d. Personalia Pendukung misalnya pembina perpustakaan, pramuka, OSIS, olah raga. Personalia
e. Kegiatan temporer, seperti Panitia Ujian, panitia peringatan hari besar nasional ataukeagamaan dan sebagainya.
f. Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan arahan dan mengko-ordinasikan pelaksanaan tugas.
g. Mengoptimalkan sumber daya manusia secara optimal, memanfaatkan sarana/prasaranasecara optimal dan merawat sarana prasarana milik sekolah.

4. Kepala Sekolah sebagai Penyelia (Supervisor)
a. Menyusun program supervisi kelas, kegiatan ekstra kurikuler dan sebagainya.
b. Melaksanakan program supervisi :
1) Proses belajar mengajar;
2) Kegiatan bimbingan dan konseling;
3) Kegiatan ekstrakurikuler;
4) Kegiatan ketatausahaan;
5) Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait
6) Sarana dan prasarana;
7) Kegiatan OSIS;
8) Kegiatan 7K
c. Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untukpengembangan sekolah.

5. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin (Leader)
a. Memiliki kepribadian yang kuat, jujur, percaya diri, bertanggungjawab, berani mengambilresiko dan berjiwa besar.
b. Memahami kondisi anak buah, baik guru, karyawan dan anak didik.
c. Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang diemban.
d. Mampu mengambil keputusan baik urusan intern maupun ekstern.
e. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis.
f. Menyusun, mencari dan memilih, dan melaksanakan gagasan baru.

6. Kepala Sekolah sebagai Pembaharu (Inovator)
a. Mampu mencari, menemukan dan mengadopsi gagasan baru dari pihak lain.
b. Mampu melakukan pembaharuan di bagian kegiatan belajar mengajar dan bimbingankonseling, pengadaan dan pembinaan tenaga guru dan karyawan, kegiatan ekstra kurikuler.
c. mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di Komite danmasyarakat.


7. Kepala Sekolah sebagai Pendorong (Motivator)
a. Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk bekerja
b. Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk KBM / BK
c. Mengatur ruang Laboratorium IPA, Bahasa dan Komputer yang representative sebagaisumber belajar.
d. Mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk belajar
e. Mengatur halaman / lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur
f. Menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesama guru dan karyawan
g. Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar sekolah dan lingkungan
h. Menerapkan prinsip penghargaan dan hukum. Dalam melaksanakan tugasnya, kepalasekolah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala sekolah

2. Koordinator Wakil Kepala Sekolah 
Koordinator wakil kepala sekolah membantu kepala sekolah dalah hal terpenuhinya StandarNasional Pendidikan di sekolah (Permendiknas No. 19 Th. 2005), meliputi :
a. standar isi;
b. standar proses;
c. standar kompetensi lulusan;
d. standar pendidik dan tenaga kependidikan;
e. standar sarana dan prasarana;
f. standar pengelolaan;
g. standar pembiayaan;dan
h. standar penilaian pendidikan.

Selanjutnya Koordinator Wakil Kepala Sekolah, membantu dan bertanggung jawab kepadaKepala Sekolah dalam hal :
1. Menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan program pelaksanaan meliputi :
a. Pedoman Sekolah
b. Struktur Organisasi
c. Pelaksanaan Kegiatan Sekolah
d. Bidang Kesiswaan
e. Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
f. Bidang Pendidik dan tenaga Kependidikan
g. Bidang Sarpras
h. Bidang Keuangan dan Pembiayaan
i. Budaya dan lingkungan sekolah
j. Peran Serta Masyarakat dan Kemitraan sekolah
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Ketenagaan
5. Pengkoordinasian
6. Pengawasan
a) Program Pengawasan
b) Evaluasi Diri
c) Evaluasi dan Pengembangan KTSP
d) Evaluasi Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
e) Akreditasi Sekolah
7. Penilaian
8. Identifikasi dan pengumpulan data
9. Mewakili Kepala Sekolah untuk menghadiri rapat khususnya yang berkaitan dengan masalahpendidikan
10. Membuat laporan secara berkala

3. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum 
3.1 Standar Isi, (Permendiknas 22 Th. 2006)
a) Menyusun rencana kerja kurikulum dan penjaminan mutu
b) Menyusun rencana kerja litbang dan pengajaran
c) Penyusunan KTSP
d) Menentukan struktur program
e) Menentukan Kriteria kenaikan kelas dan kriteria kelulusan
f) Menjabarkan Kalender Pendidikan
g) Menyusun pembagian tugas Guru
h) Menetapkan beban mengajar guru
i) Mengatur kegiatan intrakurikuler, pengembangan diri dan ekstrakurikuler
j) Menetapkan minggu efektif, pelaksanaan UTS, UAS, UKK, US dan UN
k) Mengkoordinasikan penetapan penentuan KKM
l) Menjabarkan SKL tiap mata pelajaran
m) Menyusun Rencana Kegiatan Sekolah
n) Membuat SK pembagian tugas
o) Mengatur kegiatan ekstrakurikuler, meliputi : jenis, pembina, jadwal
p) Mengatur pelaksanaan jam tambahan
q) Mengatur program perbaikan dan pengayaan
r) Mengatur kegiatan klinik belajar
s) Menyusun strategi sukses UN 2011/2012
t) Menyusun laporan

3.2. Standar Proses (Permendiknas No. 41 th.2007)
Standar Proses mencakup perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan, penilaian hasil danpengawasan proses pembelajaran
a) Mengatur penyusunan program pengajaran (program tahunan/semeter, Silabus dan RPPdan persiapan mengajar, penjabaran dan penyesuaian kurikulum)
b) Mengatur pengembangan bedah SKL materi Indomipa
c) Mengatur pengembangan MGMP dan bertindak selaku koordinator
d) Mengatur jumlah peserta didik dan membagi rombel
e) Mengatur pembagian kelas (peserta didik)
f) Mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
g) Menyusun pembagian tugas guru dan mengatur beban kerja minimal guru
h) Mengatur penggunaan buku teks pelajaran
i) Memfasilitasi penyusuan resume materi pelajaran indomipa
j) Memantau kehadiran guru mengajar
k) Menyusun jadwal mengajar guru
l) Pengelolaan kelas, meliputi : kelengkapan sarpras, penataan bangku, kelengkapan data kelas, presensi
m) Mengatur jurnal mengajar, jurnal kelas, pemantauan secara periodic
n) Menyiapkan format administrasi guru
o) Melaksanakan workshop model pembelajaran leson study, CTL, penilaian kelas.
p) Melaksanakan worshop peningkatan kompetensi dan komitmen kerja guru
q) Menata penilaian hasil belajar, penilaian proses, penilaian hasil
r) Melakukan superfisi administrasi dan mengatur pelaksanaan supervisi pembelajaran
s) Mengatur guru piket
t) Memantau guru yang absen (ada bukti fisik)
u) Menyusun Pelaporan rekapitulasi kinerja guru, meliputi : Kelengkapan perangkat pembelajaran, jurnal mengajar, buku nilai, kehadiran serta prestasi
v) Mengkonsep tindak lanjut berupa penghargaan dan sanksi yang bersifat mendidik
w) Pengembangan dan inovasi-inovasi metode pengajaran pada semua mata pelajaran, khususnya penerapan metode atau strategi pembelajaran kontekstual atau CTL (Contextual Teaching and Learning)
x) Pengembangan dan inovasi-inovasi bahan pembelajaran baik secara kwantitas maupun kwalitas.
y) Pengembangan dan inovasi-inovasi sumber pembelajaran baik secara kwantitas maupun kwalitas.
z) Pengembangan dan inovasi-inovasi model-model pengelolaan atau manajemen kelas
aa) Menyusun laporan

3.3. Standar Penilaian (Permendiknas No. 20 th. 2007)
Mengatur pelaksanaan :
a) Ulangan harian, setelah menyelesaikan 1 KD atau lebih
b) Ulangan tengah semester 1, setelah melaksanakan 8-9 minggu
c) Ulangan akhir semester, akhir semester berjalan
d) Ulangan tengan semester 2
e) Ulangan Kenaikan kelas
f) Mengatur pelaksanaan TO (Tray Out)
g) Ujian Sekolah
h) Ujian Nasional
i) Menyusun DNS dan DNT (Daftar Nominasi Sementara/Tetap)
j) Mengatur strategi pencapaian ketuntasan belajar tiap KD
k) Menghimpun hasil penilaian tiap kelas untuk dimasukkan dalam website sekolah
l) Menghimpun alat ukur tiap jenjang untuk semua mapel
m) Penilaian 4 kelompok mata pelajaran, mengacu pada SKL untuk kelompok mata pelajaran
n) Membuat instrumen penilaian proses, praktik, penilaian teman, portofolio, penugasan dsb.
o) Sosialisasi penulisan soal
p) Mengakomodasi penilaian yang dilakukan oleh pendidik (di buat bank data nilai)
q) Membuat pelaporan hasil penilaian secara berkala oleh orang tua (UH, UTS, UAS, UKK dan UN)
r) Membuat SKHUN, dan koordinator penulisan ijazah
s) Koordinator penilaian oleh satuan pendidikan, meliputi penentuan KKM, dan pelaksanaan Ulangan yang melibatkan satuan pendidikan dari persiapan, pelaksanan hingga pelaporan, penentuan kenaikan kelas dan US
t) Menyelenggarakan lomba akademik di tingkat sekolah
u) Menyiapkan data untuk siswa berprestasi
v) Menyiapkan siswa untuk mengikuti lomba akademik tingkat kota, propinsi dan nasional
w) Mengatur strategi tim sukses UN
x) Menyusun grafik input (UASBN), Proses (UKK1, UKK2) dan Output (UN) untuk mapel Indomipa
y) Mengatur peningkatan gain score achievement (GSA) pada setiap semester/tahun, terhadap pencapaian ketuntasan kompetensi untuk semua mata pelajaran.
z) Memantau ketercapaian SKL (Permendiknas No. 23 tahun 2006)
Standar Kompetensi Lulusan, mencakup 3 hal, yakni :
Ø SKL Satuan Pendidikan
Ø SKL Kelompok Mata Pelajaran (ada 4 kelompok mapel)
aa) Menyusun laporan

4. PEMBANTU PIMPINAN URUSAN KESISWAAN
a) Menyusun program kegiatan kesiswaan
b) Melaksanakan PSB
c) Menyelenggaraan seminar kesiswaan (Psikologi Remaja, Narkoba, Darkum, dst)
d) Membuat kelengkapan dokumen kesiswaan seperti, buku Induk, leger, mutasi, raport, buku pribadi, buku saku, tatib siswa.
e) Mengatur penyelenggaraan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa)
f) Mengatur pelaksanaan pemilihan pengurus OSIS
g) Mengatur program peningkatan IMTAQ
h) Menjadi panitia dalam pelaksanaan study tour siswa
i) Mengatur kegiatan kemah bakti/kemah wisata
j) Mengatur pelaksanaan kegiatan out door siswa
k) Mengatur dan membina program kegiatan OSIS meliputi kepramukaan, palang merah remaja (PMR), kelompok ilmiah remaja (KIR), usaha kesehatan sekolah (UKS), , Paskibra, dsb.
l) Mengatur program pesantren kilat.
m) Menyiapkan siswa untuk mengikuti lomba non akademik.
n) Menyelenggarakan kegiatan olahraga dan seni
o) Mengatur pengelolaan mading.
p) Mengatur pelaksanaan upacara dan senam siswa.
q) Mengatur pelaksanaan peringatan hari besar nasional dan keagamaan
r) Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan sekolah
s) Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapat beasiswa
t) Penelusuran alumni
u) Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kesehatan dan kerindangan)
v) Bertanggung jawab terhadap urusan kultur sekolah, meliputi :
1) Sosialisasi berkelanjutan tentang Visi dan Misi sekolah
2) Mengatur tata kehidupan di sekolah (kultur sekolah)
3) Mengatur penyusunan tatatertib/tatakrama siswa;
4) Mengatur kode etik warga sekolah;
5) Menyusun buku saku sekolah;
6) Mengatur pelaksanaan kegiatan dalam rangka pegembangan anak;
7) Mengatur kegiatan pembiasaan sekolah, seperti : upacara, imtaq, Jum’atbersih, senam bersama, gemar membaca, dsb;
8) Sosialisasi regulasi sekolah;
9) Mengatur pemasangan slogan, simbol, kata bijak dan papan informasi;
10) Menjaga kebersihan lingkungan, penghijauan, penataan taman, pembenahan saluran air, penyediaan alat kebersihan sekolah, kebun bunga, kerindangan, kenyamanan;
11) Mengadakan lomba kebersihan kelas secara temporer;
12) Menjaga disiplin warga sekolah dalam kegiatan, doa bersama, masuk kelas tidak terlambat, datang ke tempat kerja tidak terlambat;
13) Menjaga pelaksanaan 5 Tertib, yaitu : tertib waktu, tertib berpakaian, tertib administrasi, tertib keuangan dan tertib menempatkan/tempat;
14) Koordinator pelaksana 7 K di sekolah ((keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kesehatan dan kerindangan);
15) Menyusun laporan pelaksanaan tugas.

5. PEMBANTU PIMPINAN URUSAN HUMAS
a) Meyusun rencana kerja humas
b) Melakukan promosi sekolah secara berkelanjutan
c) Melakukan komunikasi aktif dengan instansi/lembaga terkait yang menunjang terciptanya iklim sejuk di sekolah
d) Mengkoordinir pemanfaatan Website dan Email sebagai media sosialisasi sekolah
e) Menjamin faliditas isi serta menjaga kebenaran data Website Sekolah.
f) Mengatur pelaksanaan sosialisasi sekolah
g) Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan Komite
h) Meningkatkan peranan Komite.
i) Mengadakan kerjasama antar intansi yang dapat mendukung terselengaranya pendidikan yang berkualitas.
j) Mengadakan Study Banding
k) Mengkoordinir pelaksanaan RAKER dan breefing
l) Mengakomodir regulasi sekolah (permen, perda, perwal, tatib dan kultur sekolah)
m) Mengatur organisasi kegiatan sekolah
n) Mengatur pelenggaraan pertemuan keluarga
o) Kordinator kegiatan sosial sekolah, seperti : kunjungan terhadap warga sekolah yang sakit, takziah, bakti sosial, dsb
p) Menyelenggarakan pameran hasil pendidikan sekolah, seperti : bazar, gebyar pendidikan, ajang kreativitas sekolah, dies natalis, dsb
q) Menyusun laporan.
r) Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Permendiknas No. 32 Th. 2008, tentang standar kompetensi Guru, Permendiknas No. 24 Th. 2008, tentang standar kompetensi tenaga administrasi). Tugas urusan Kepegawaian antara lain, meliputi :
1) Mengembangkan peningkatan kompetensi pendidik aspek profesionalitas;
2) Mengembangkan peningkatan kompetensi pendidik aspek pedagogik ;
3) Mengembangkan peningkatan kompetensi pendidik aspek sosial;
4) Mengembangan peningkatan kompetensi pendidik aspek kepribadian;
5) Mengembangan peningkatan kompetensi tenaga TU dan lainnya;
6) Mengembangan peningkatan kompetensi kepala sekolah;
7) Membantu pelaksanaan monitoring dan evaluasi oleh kepala sekolah terhadap kinerja pendidik dan tenaga TU atau lainnya;
8) Menjamin peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan;
9) Memantau kehadiran Guru dan TU dalam kegiatan sekolah;
10) Membantu pelaksanaan kegiatan untuk peningkatan SDM guru dan TU, seperti pelaksanaan IHT, pelatihan, Workshop dsb;
11) Membantu penghitungan angka kridit guru;
12) Membantu sertivikasi guru;
13) Membantu penyusunan SK pembagian tugas mengajar dan SK kepanitian dalam kegiatan di sekolah
14) Membantu pelaksanaan supervisi guru dan urusan lainnya yang dilakukan KS.
15) Koordinator ME untuk bidang tugas kinerja sekolah, pendidik, tenaga kependidikan dan Kepala Sekolah;
16) Menyusun laporan pelaksanaan tugas.

6. PEMBANTU PIMPINAN URUSAN SARANA PRASARANA
a. Mengacu pada Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
1) Merencanakan kebutuhan sarana prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar;
2) Merencanakan program pengadaannya;
3) Mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana;
4) Mengatur pemeliharaan dan perawatan sarana /prasarana
5) Mengadakan koordinasi dengan Guru, Staff TU, Laboran, Pustakawan, Tenaga Teknis Media( Listrik dan Elektronik), Cleaning service dan Tenaga Taman, dalam hal kebutuhan dan perawatan sarana prasarana sekolah.
6) Mengatur pembukuannya;
7) Menyusun laporan.

b. Mengacu pada Permendiknas No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
1) Menyusun rekapitilasi kegiatan dan kebutuhan sekolah yang berhubungan dengan dana;
2) Koordinator penyusun RKA, dan APBS;
3) Mengelompokkan anggaran yang disusun berdasarkan jenis kegiatan (belanja modal, belanja barang/jasa serta belanja pegawai);
4) Mengelompokkan anggaran yang disusun berdasarkan sumber;
5) Menentukan perkiraan Cost tiap siswa per bulan yang dibutuhkan dari kegiatan yang disusun sekolah;
6) Menentukan besaran dana yang menjadi tanggungan siswa/orang tua per bulan setelah dikurangi subsidi pemerintah;
7) Konseptor penggunaan anggaran dari setiap kegiatan;
8) Bertanggung jawab atas kebenaran SPJ yang dibuat pengguna anggaran per kegiatan;
9) Bertanggung jawab atas pembayaran pajak;
10) Penggalangan dana dari berbagai sumber termasuk dari sponsor
11) Penciptaan usaha-usaha di sekolah atau di luar sekolah sebagai Income Generating Activities
12) Pendayagunaan potensi sekolah dan lingkungan yang menghasilkan keuntungan ekonomik

c. Urusan pengelolaan sekolah :
1) Terdapat dokumen rencana pengembangan sekolah (RPS) tiap tahun baik jangka pendek,menengah maunpun panjang.
2) Terdapat dokumen pengembangan pendayagunaan SDM sekolah dengan cara membuat dan pembagian tugas secara jelas beserta pelaksanaannya.
3) Terdapat struktur dan keorganisasian sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah beserta tupoksi dan pedoman kerjanya.
4) Terlakasananya pembelajaran secara efektive dan efesien dengan dibuktikan oleh presteasi yang dicapai dan pemamfaatan input pendidikan yang ada.
5) Tersedianya perlengkapan administrasi sekolah sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi standar e government yang efesien dan efektive.
6) Mengimplementasikan MBS
7) Kepeminpinan sekolah yang tangguh
8) Terselenggaranya penggalangan partisipasi masyarakat secara optimal
9) Terdapat jaringan informasi akademik diinternal maupun ekternal sekolah
10) Terciptanya jaringan kerja yang efektive dan efesien baik secara vertikal dan horizontal.
11) Terdapat berbagai model pengembangan pengelolaan sekolah
12) Terdapat sistim pengelolaan dalam income generating activities atau unit-unit produksi/usahadi sekolah maupun kerjasama dengan pihak lain untuk menggalang partisipasi masyarakat secara profesional.
13) Terdapat dokumen laporan kepada berbagai pihak yang relevan baik menyangkut akademik non akademik atau manajemen sekolah lainnya.
14) Koordinator Urusan Organisasi dan Regulasi, meliputi :
a) Mengatur dan menyusun struktur organisasi semua kegiatan sekolah;
b) Menjabarkan pertelaan tugas dan menyusun tupoksi
c) Penyusun profil sekolah dan bertanggungjawab terhadap kebenaran informasi;
d) Mengakomodir semua kegiatan yang diusulkan oleh guru/karyawan untuk menyusun RKAS
e) Menentulan langkah strategis yang menghubungkan Visi, misi, tujuan, sasaran, program, dan kegiatan sekolah
f) Menyusun analisis swot;
g) Menyusun analisis permasalahan yang muncul untuk menuju RSBI atau SSN mandiri dan membuat alternatif pemecahan masalah;
h) Menyusun konsep kepanitiaan yang terlibat dalam kegiatan sekolah;
i) Melaksanakan dan membuat pelaporan-pelaporan kepada berbagai pihak yang relevan, baik menyangkut bidang akademik, non akademik atau manajemen sekolah lainnya
j) Membuat atau menciptakan jaringan kerja yang efektif dan efisien baik secara vertikal dan horisontal
k) Implementasi model-model manajemen, yang pada dasarnya mengembangkan aspek-aspek manajemen untuk pengembangan standar-standar pendidikan
l) Pemenuhan semua dokumen regulasi sekolah, antara lain : Peraturan Perundangan, Permendiknas, Perda, Perwal, Juklak dan Juknis, AD/ART, Surat Edaran dari dinas terkait, peraturan akademik, tatib guru, tatib karyawan, tatib siswa, tupoksi dan sejenisnya yang semuanya digunakan sebagai payung hukum terhadap semua kegiatan yang diselenggarakan di sekolah;
m) Menyusun laporan pelaksanaan tugas.

b. GURU
Mengacu pada Permendiknas No. 32 Th. 2008 tentang Standar Kualifikasi akademik dan Kompetensi Guru.
A. Kualifikasi Akademik Guru SMP/MTs
Guru pada SMP/MTs, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi.

B. Standar Kompetensi Guru
Standar kompetensi guru mencakup kompetensi inti guru yang dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru.
Guru bertanggung jawab kepada kepala Sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien.
Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi :
a) Melaksanakan persiapan pembelajaran
1) Membuat perangkat program pengajaran
Ø Buku 1 ( Silabus, RPP)
Ø Buku 2 (Program Tahunan , Program Semester ( Time schedule ), Agenda Pelaksanaan Pembelajaran)
Ø Buku 3 ( Daftar hadir, Daftar nilai, Catatan kasus, Analisis ketuntasan, Layanan khusus, Pengayaan, dan Bank Soal)

2) Membuat alat peraga/ media pembelajaran yang relevan
b) Melaksanakan Kegiatan pembelajaran
1) Mengkondisikan ruang belajar yang bersih dan nyaman
2) Mengisi daftar hadir sebelum memulai KBM
3) Menyampaikan materi sesuai dengan Silabus
4) Memfasiltasi diskusi, kerja kelompok, dan presentasi
5) Mengarahkan untuk dapat menarik kesimpulan diskusi terhadap materi pembelajaran
6) Menumbuhkembangkan sikap menghargai pendapat dan karya orang lain
7) Mengisi buku kemajuan kelas yang disediakan (jurnal).
8) Menyusun denah tempat duduk

c) Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar:
1) Melaksanakan ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir
2) Melaksanakan analisis hasil ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan semester.
3) Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan,
4) Mengisi daftar nilai siswa.
5) Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa

d) Mengikuti kegiatan pengembangan profesi
1) Mengikuti Kegiatan MGMP sekolah maupun Kota
2) Mengikuti perkembangan krikulum melalui seminar, media, buku-buku pemasyarakatan kurikulum,
3) Melaksanakan tugas tertentu di sekolah,
4) Mengadakan pengembangan program-program yang menjadi tanggung jawabnya,
5) Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya
6) Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam proses kegiatan belajar mengajar.

c. WALI KELAS
Wali kelas membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Pengelolaan kelas,
b. Memantau perkembangan mental siswa
c. Memantau perkembangan prestasi siswa
d. Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :
1) Daftar piket kelas
2) Buku absensi siswa
3) Buku kegiatan pembelajaran / buku kelas
4) Tata tertib siswa
c. Penyusunan pembuatan statistik bulanan siswa
d. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (Legger)
e. Pembuatan catatan khusus tentang siswa;


f. Pencatatan mutasi siswa;
g. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar;
h. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar.

d. GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Mengacu pada Permendiknas No. 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor
Kualifikasi akademik konselor dalam satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal adalah:
1. Sarjana pendidikan (S-1) dalam bidang Bimbingan dan Konseling.
2. Berpendidikan profesi konselor.

Rumusan Standar Kompetensi Konselor telah dikembangkan dan dirumuskan atas dasar kerangka pikir yang menegaskan konteks tugas dan ekspektasi kinerja konselor. Bila ditata ke dalam empat kompetensi pendidik, maka rumusan kompetensi akademik dan profesional konselor dapat dipetakan dan dirumuskan ke dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja seorang konselor.

Bimbingan dan konseling membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut :

Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling;
Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar;
Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar;
Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pedidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai;
Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling;
Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling;
Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar;
Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling;
Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling;
Membuat buku pribadi siswa;
Mengatur ketercapaian program 18 karakter dan memantau pelaksanaannya;
Mengisi/mengawasi bila ada jam kosong;

e. KEPALA TATA USAHA
Mengacu pada Permendiknas No. 24 th. 2008, tentang standar tenaga administrasi sekolah.
Kepala tenaga administrasi SMP/MTs/SMPLB berkualifikasi sebagai berikut :

a) Berpendidikan minimal lulusan D3 atau yang sederajat, program studi yang relevan, dengan pengalaman kerja sebagai tenaga administrasi sekolah/ madrasah minimal 4 (empat) tahun.
b) Memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi sekolah/madrasah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kompetensi Kepala Administrasi Sekolah (Ka. TU) mencakup 4 dimensi, yaitu : kompetensi kepribadian, social, teknis dan manajerial. Adapun untuk pelaksana urusan dan pelayanan khusus mencakup 3 dimensi, yaitu kompetensi kepribadian, sosial dan teknis. Masing-masing kompetensi tersebut terintegrasi dalam pelaksanaan tugas
Kepala tata usaha sekolah mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah; dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut
Penyusunan kerja tata usaha sekolah;
Pengelolaan keuangan sekolah;
Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa;
Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah;
Penyusunan administrasi perlengkapan sekolah;
Penyusunan dan penyajian data/ statistik sekolah;
Mengkoordinasikan dan melaksanakan 7K
Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala

f. PENGELOLA PERPUSTAKAAN
Mengacu pada permendiknas No. 25 tahun 2008, tentang standar tenaga perpustakaan sekolah.
Pustakawan sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Perencanaan pengadaan buku-buku / bahan pustaka/ media elektronika;
b. Pelayanan pengurusan perpustakaan;
c. Perencanaan pengembangan perpustakaan;
d. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku / bahan pustaka/ media elektronika;
e. Inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku/ bahan pustaka/ media elektronika;
f. Melakukan layanan bagi siswa, guru dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat;
g. Penyimpanan buku-buku perpustakaan / media elektronika;
h. Meyusun tata tertib perpustakaan;
i. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala.

g. PENGELOLA LABORATORIUM
Mengacu pada Permendiknas No. 26 tahun 2008, tentang standar tenaga laboratorium sekolah
Pengelola laboratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a) Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium;
b) Meyusun jadwal tata tertib penggunaan laboratorium;
c)Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium;
d) Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium;
e)Inventarisasi dan pengadminintrasian peminjam alat-alat laboratorium;
f) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium

h. KOORDINATOR LAB KOMPUTER/LAB BAHASA
Perencanaan pengadaan perangkat/kelengkapan lab;
Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan lab;
Mengatur penyimpanan dan penggunaan perangkat lab;
Menjaga kebersiahan lab;
Menjamin bahwa perlengkapan lab. siap pakai (tidak rusak);
Memelihara dan memperbaiki kerusakan perlengkapan lab;
Inventarisasi dan pengadministrasian perlengkapan lab;
Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan lab.

i. TEKNISI MEDIA
Teknisi media membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
Merencanakan alat-alat media;
Meyusun jadwal tata tertib penggunaan media;
Meyusun program kegiatan teknisimedia;
Mengatur penyimpanan, pemeliharaan dan perbaikan alat-alat media;
Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat media;
Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media

j. LAYANAN TEKNIS DI BIDANG PERTAMANAN / KEBUN (TUKANG KEBUN)
Mengusulkan keperluan alat perkebunan
Merencanakan distribusi, jenis dan pemilah tanaman
Memotong rumput
Menyiangi rumput liar
Memelihara dan memangkas tanaman
Memupuk tanaman
Memberantas hama dan penyakit tanaman
Menjaga kebersihan dan keindahan tanaman serta kerindangan
Merawat tanaman dan infrastrukturnya (pagar, saluran air)
Merawat dan memperbaiki peralatan kebun
Membuang sampah kebun dan lingkungan sekolah ke tempat sampah
k. LAYANAN TEKNIS DI BIDANG KEAMANAN (PENJAGA SEKOLAH / SATPAM)
Mengenal peta wilayah sekolah dengan baik dan memanfaatkannya untuk kepentingan keamanan sekolah
Mengerti/menguasai teknik bela diri
Merespon peristiwa dengan cepat dan tepat
Merespon dokumen catatan tentang kejadian keamanan sekolah
Melakukan tindakan pengamanan
Menggunakan peralatan keamanan
Mengantar / memberi petunjuk tamu sekolah
Mengamankan pelaksanaan upacara, PBM, UNAS, rapat orang tua,
Menjaga kebersihan Pos Jaga
Menjaga ketenangan dan keamanan kampus /sekolah siang dan malam
Merawat peralatan jaga malam
Membuat laporan sesuai tugasnya

l. LAYANAN TEKNIS BIDANG KEBERSIHAN
Menggunakan peralatan kebersihan dengan baik dan benar
Memelihara peralatan kebersihan
Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekolah
Menyediakan minuman untuk guru dan karyawan (petugas yang ditunjuk)
 

Kepala Sekolah

foto kepsek
Aloysius Kristiyanto
S.pd M.Pd

Kata Motivasi

Siapa saja yang belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, pasti akan mudah meraih cita-cita...



Bersedekah sedikit terus-menerus akan lebih baik jika dibandingkan dengan sedekah banyak hanya sekali



Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan.



Bertutur dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik dan melakukan perbuatan baik. Memaafkan orang lain berarti berlaku baik pada diri sendiri.



Orang yang selalu mencari-cari alasan bagi kegagalannya, tidak akan memperoleh kemajuan untuk selamanya

Video Unggulan

Foto Unggulan

Banner Terkait

Serifikasi Guru
Padamu Negeri
Cek SKTP
Data Pokok Pendidikan
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
banner edmodo

Jajak Pendapat

Pendapat tentang website ini?